6 Sikap yang harus diperhatikan Lulusan baru di Dunia Kerja

Ada beberapa sikap yang perlu dimiliki fresh graduate di dunia kerja. Mulai dari percaya diri, hingga perbaiki attitude yang kurang baik semasa kuliah. 

Tak perlu khawatir untuk yang masih fresh graduate atau lulusan baru. Berikut enam sikap yang perlu Kamu miliki agar siap menghadapi dunia kerja 

 

Berikut beberapa sikap yang perlu dimiliki fresh graduate dalam dunia kerja: 

 

1. Memiliki percaya diri 

Dalam dunia yang penuh persaingan ini, rasa percaya diri dapat menjadi modal utama untuk mencapai sebuah kesuksesan. Menurut W.H. Miskell (1939) 

Seseorang yang memiliki rasa percaya diri akan berpengaruh positif terhadap hasil pekerjaan. Dengan rasa percaya diri itu, Anda akan mampu menunjukkan jati diri ketika berinteraksi dengan orang lain. Manfaat lainnya, Anda tidak mudah dipengaruhi orang lain, membuat Anda menjadi optimistis dalam segala hal, mampu menghilangkan keraguan di dalam diri, berpikir lebih kritis, serta meningkatkan kualitas pribadi. 

Alhasil percaya diri akan membantu Anda menggapai kesuksesan. Tapi perlu diingat, jangan over percaya diri karena rekan kerja justru bisa menganggap Anda lebay, kemudian malah ilfil dan menjauhi Anda. 

 

2. Memiliki rasa simpati dan empati dengan rekan kerja 

Simpati adalah perasaan sedih atau kasihan atas kemalangan orang lain. Sedangkan empati adalah ketika kamu dapat memahami dan berbagi perasaan orang lain. Ibaratnya, kamu mencoba berjalan di sepatu mereka, memposisikan dirimu sebagaimana yang orang lain rasakan. 

Pada dasarnya, sikap simpati juga baik untuk orang lain asal disertai dengan kepekaan dan ketulusan. Jika tidak, orang lain justru akan merasa terasingkan. Biasakanlah dirimu untuk tidak hanya sekedar simpati namun juga empati pada rekan kerja. 

Rasa empati bisa digambarkan sebagai bentuk kepedulian terhadap perasaan orang lain, bila kita sudah berhasil melakukan hal tersebut maka kita sudah bisa berempati. Pada hakikatnya perasaan empati tidak hanya dibutuhkan oleh orang lain, namun diri kita sendiri pun membutuhkan empati. Apalagi saat kita sedang melakukan sebuah usaha untuk mencapai tujuan besar, hadirnya empati dari orang lain dirasa sangat penting. 

Perasaan empati tidak hanya sekedar untuk memperlihatkan bahwa kita memahami seseorang, namun ini bisa memberikan dampak positif pada orang lain agar ia bisa merasa bahwa dirinya layak melakukan hal tersebut. 

Berempati adalah ketika Anda menempatkan diri di posisi orang lain, merasakan apa yang mereka rasakan kemudian ditunjukkan melalui aksi, tidak hanya sekadar kata-kata. Nah, memiliki empati tidak hanya penting dan berguna dalam pertemanan dan hubungan sosial, tetapi juga dalam dunia karier. 

 

3. Bersikap tenang tidak gegabah dalam bekerja 

Merasa takut, khawatir dan tegang, semua perasaan seperti itu akan membawa kita kepada perasaan yang tidak tenang dan bersikap gegabah, terutama dalam mengambil keputusan. Sebuah penelitian yang telah dilakukan oleh Talent Smart terhadap lebih dari satu juta responden menunjukkan bahwa 90% orang-orang sukses yang memiliki peranan penting adalah orang-orang yang sangat terampil dalam mengelola emosi mereka di saat stres dan keadaan buruk melanda. Mereka adalah orang-orang yang berhasil untuk bersikap tetap tenang dan terkendali.  

 

4. Menjadi pekerja keras dan pantang menyerah 

Ketika seseorang telah mencapai sesuatu yang bernilai, maka banyak masyarakat atau lingkungan disekitarnya yang memberikan label bahwa hal tersebut bisa terjadi karena adanya bakat di dalam diri mereka. 

Mereka berpikir bahwa kesuksesan dan keberhasilan yang dimiliki seseorang berasal dari kemampuan yang dibawa dari lahir (bakat) dan membuat orang tersebut berbeda dengan orang lain meskipun dilahirkan pada masa yang sama. 

Faktanya adalah kerja keras dan sikap pantang menyerah bisa mengalahkan bakat. Ada banya sekali orang yang menjalani hidup dengan sukses dan hebat dengan mengandalkan sikap kerja keras untuk meraih apa yang mereka dapatkan saat ini. 

 

5. Jangan takut mengakui kesalahan 

Berani mengakui kesalahan bisa membuatmu terbuka terhadap banyak hal. Kamu bisa mencoba banyak keterampilan tanpa takut melakukan kesalahan. Menyembunyikan kesalahan justru penyebab seseorang sulit menguasai suatu keahlian. Sudah sewajarnya kesalahan perlu dievaluasi dan dicari kekurangannya, bukannya ditutup-tutupi hanya agar orang lain tidak tahu. Kamu bisa belajar dari kesalahan tersebut, ada banyak kesempatan yang bisa kamu gali lebih dalam. Kesalahan di awal mempelajari sebuah keterampilan sangatlah umum bagi pemula. 

Mengaku bersalah memang tidak mudah. Memerlukan keberanian dan kejujuran untuk mengatakannya. Namun ketika hal tersebut kamu lakukan, ketenangan akan kamu rasakan. Setidaknya kamu telah jujur kepada dirimu sendiri dan menyebarkan kebaikan bagi orang lain. 

 

6. Perbaiki attitude yang kurang baik semasa kuliah  

Sebenarnya memiliki kebiasaan buruk adalah suatu hal yang wajar. Hampir semua orang pasti memiliki sejumlah kebiasaan buruk. 

Namun, kamu jangan sampai terlena dan membiarkan kebiasaan buruk tersebut mengakar semakin kuat. Jika dibiarkan, hal tersebut bisa jadi penghalang kesuksesanmu kelak. 

Kebiasaan adalah suatu hal yang sering dilakukan secara berulang seakan sudah mendarah daging. Suatu kegiatan yang sudah jadi suatu kebiasaan akan sulit untuk dilepaskan. Butuh komitmen kuat untuk bisa melepaskannya. 

 

 

sumber : https://economy.okezone.com/read/2022/02/13/622/2546466/6-sikap-penting-di-dunia-kerja-lulusan-baru-tolong-perhatikan?page=1 

https://www.cermati.com/artikel/tips-tingkatkan-percaya-diri-di-kantor-agar-karier-cemerlang 

https://paradigm.co.id/simpati-dan-empati-rekan-kerja/ 

https://www.studilmu.com/blogs/details/10-cara-orang-sukses-untuk-tetap-tenang 

https://badilag.mahkamahagung.go.id/pojok-dirjen/pojok-dirjen-badilag/kerja-keras-dan-pantang-menyerah-melebihi-bakat-seseorang-oleh-dr-drs-aco-nur-s-h-m-h-4-9 

https://www.idntimes.com/life/inspiration/thariq-bintoro/5-alasan-kamu-tidak-perlu-takut-mengakui-kesalahan-c1c2/5 

https://pintek.id/blog/cara-menghilangkan-kebiasaan-buruk-mahasiswa/ 

09-03-2022
CDC